Selasa, 31 Mei 2016

Kenapa Kita Lapar?



Kebanyakan dari kita nggak pernah mau tahu kenapa hal-hal di sekitar kita bisa terjadi. Contohnya kenapa kita bisa merasakan lapar dan kenyang. Tahunya kalau lapar, ya, makan, abis makan terus kenyang, lalu tidur kalau nggak tidur ya boker. Gitu terus sampai menara Eiffel karatan. Dan katanya kalau abis makan terus tidur bisa menyebabkan Diabetes. makanya setelaah makan disarankan untuk nggak tidur, tapi naik gunung Merapi. Sehat.
Diatara orang-orang yang nggak mau perduli sama hal-hal kecil, gue mencoba untuk perduli. Gue pun penasaran kenapa kita bisa lapar dan berawal dari rasa lapar dan rasa perduli (nggak ada kerjaan) terhadap hal-hal kecil itu postingan ini pun dibuat. Pertama karena rasa lapar pengen makan, kedua karena rasa lapar pengen tahu. Gue penasaran, kenapa sih ini kok perut gue kruyukan melulu, apa jangan-jangan di dalam perut gue ada Toa? Apakah di dalam perut gue ada musholah? Atau ada apa dengan cinta… Ahh Rangga.
Sambil makan gue juga searching. Dan gue menemukan fakta yang mengejutkan! Gue ulangi mengejutkan…. ((mengejutkan)).
Ternyata teman-teman…



Neuron kita kanibal 
Ketika perut kita semua merasa lapar, itu adalah pertanda neuron di dalam otak kita juga lapar. Neuron melakukan Autophagy. Autophagy berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti ‘self-eating’ atau memakan diri sendiri. Proses ini menggunakan enzim untuk mengalahkan/melumpuhkan/merusak bagian dari dirinnya sendiri. Jadi, ketika perut kita kruyukan (pertanda lapar), di dalam otak kita si neuron merasakan hal yang sama.
Dan mereka mulai memakan bagian dari diri mereka sendiri untuk menghasilkan energy. Kanibalisme kecil di dalam otak inilah yang memberi sinyal dan mengatakan bahwa kita harus mulai makan.. laparrrr 
source


Neuron sendiri adalah jenis tertentu dari sel yang khusus untuk menyimpan dan mengirimkan informasi. Neuron ditemukan dalam otak, batang otak dan sumsum tulang belakang serta sel-sel saraf yang mengirimkan informasi ke otot dan mengirim kembali informasi sensorik (misalnya rangsangan sentuhan).. Ketika kita beraktifitas atau sedang berfikir, informasi itu disebarkan oleh neuron pakek tenaga. Untuk menangkap informasi dan menyebarkan informasi ke seluruh sel-sel dalam tubuh.
Jadi tanpa sepengetahuan kita, di dalam otak kita – ketika kita lapar – sedang terjadi tragedi kanibalisme. Ngeri.. Tapi neuron melakukan hal tersebut punya alasan. Mereka memakan diri sendiri karena sedang BERTARUNG untuk bertahan dari bahayanya penyakit seperti Anorexia dan Bulmia.


APA TUH ANOREXIA SAMA BULMIA?
Anorexia Nervosa adalah gangguan psikis dimana penderitanya merasa bahwa dirinya terlalu gemuk dan membiarkan diri mereka kelaparan. Penderita anoreksia mencoba mempertahankan berat badan jauh di bawah normal sehingga terlihat sangat kurus. Mereka cenderung menolak makanan meskipun terasa lapar.” (source)
Mungkin kayak orang-orang yang fanatik banget sama yang namanya diet, makanya hati-hati yang suka diet. Yang gue tahu diet itu bukan nggak makan-makan tapi makanya diatur. Mungkin juga ini terjadi sama cewek yang selfie sampe ratusan kali dan ketika dia lihat fotonya dia selalu bilang “gendutan sih.. lagi ah” beware girls. Kalau ada hastag #menolaklupa , Anorexia hastagnya #menolakmakan. Kalau gue #menolakmakankalaunggakdibayarin.

source

“Bulimia atau bulimia nervosa adalah gangguan makan yang serius dan berpotensi mengancam jiwa. Gangguan mental ini bisa terkait dengan rasa rendah diri tingkat ekstrem, kecanduan minuman keras, depresi, serta kecenderungan menyakiti diri sendiri. Pengidap bulimia akan melahap makanan dalam jumlah berlebihan, kemudian mengeluarkannya dari tubuh secara paksa dengan muntah atau menggunakan obat pencahar. Cara yang tidak sehat ini dilakukan oleh pengidap untuk melenyapkan kalori berlebih yang telah dikonsumsi agar berat badannya tetap terjaga.” (source

Gue nggak kebayang ada orang yang setelah makan – makannya banyak pulak – karena saking pengen menjaga berat badan maka dia melakukan cara ekstrem, yaitu dengan cara dimuntahin lagi. Kalau gitu kenapa dia makan yah? Asli, bego banget. 

Bisa disimpulkan kalau dua-duanya jenis penyakit psikis. Neuron nggak sembarangan melakukan kanibalisme, felas..  Untuk melindungi kita juga. So, itulah kenapa kita merasa lapar. 

Bay the way, gue mendapatkan informasi ini ada yang dari internet ada yang dari sepengetahuan gue dan sumber-sumber lain. Kalau ada yang salah-salah mohon koreksinya. CMIW…

The end of this post, gue akan kembali pada sang pencipta. TUHAN memang maha dahsyat, membuat otak kita. Awalnya gue kira rasa lapar yang gue alami itu karena lagi galau ajah gitu, eh tahunya bukan itu penyebabnya. Melainkan sebuah psoses ilmiah yang luar biasa. Gue nggak bisa bayangin kalau laper aja dikontrol sama otak, yang lain gimana? Jatuh cinta misalnya. Ya, otak juga yang ngatur.. next post mungkin, gue bakal cari tahu dan menyimpulkan hasilnya disini..

Ayo pada makan! Laper..


18 komentar:

  1. Ok gue mulai lapar...

    Neuron. Ok juga sih pembahasannya, tapi pas udah baca ini tiba2 aja gue kenyang fik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. MAKAN SNEAKERS (baca: sepatu)
      hahaha

      Hapus
  2. Kalo lapernya making sering penyebabnya apa ya?apalagi klo tengah malem hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga tau. Gue bukan ahli giji dan bukan dokter. Kalo laper gue saranin mending lo makan ajah. Simple haha

      Hapus
  3. Ternyata, gegera kanibalisme, makanya kita bisa ngerasa lapar ya, bang. Wah... Serem juga ternyata, ya. Tapi, kalo tujuannya supaya kita gak kenak penyakit psikis gitu, gue setuju banget.

    Terus, gue juga setuju kalo diet itu bukan gak makan. Tapi, pola makannya dijaga. Cuman, banyak yg salah kaprah ya bang. Makanya, buat yg pengen diet, pahami dulu diet itu apaan? Jangan asal.

    Wah.. Informatif banget bang. Makasih, ya. Gue jadi tau kalo bentar lagi lapar, artinya gue harus makan. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke ru. Jangan makan doang boker juga

      Hapus
  4. Anjir kerenlah bikin post gini. Dijadiin konten tetap aja gitu fik :))

    Etapi kalo habis makan, kenyang, tapi tetep krucukan itu apa ya? :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu cacingan yog. Beli obat cacing sono

      Hapus
  5. Jadi kanibalisme itu ada yang bermanfaat juga ya... wah wah...

    Klo gue makan banyak kok gak gemuk2 ya bang. Itu apa kenapa ya bang? Haha

    Baca post ini gue jadi lapar bang. Makan yuk! Selamat makan bang topik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal jangan kanibalisme teman makan teman ajah

      Hapus
  6. Wah info menarik. Kalau anoreksia, aku pernah baca di koran soal itu. Tentang gangguang pola pikir terkait makanan. Aku sih heran aja ya, padahal kerjaan makan itu paling enak setelah tidur. Kenapa mereka menolaknya?
    Aih, tetapi kebiasaan untuk menyiksa diri alias anoreksia ini biasanya dialami oleh model-model. Tau kan, kalau model itu gak boleh gemuk. Pernah ada tuh, kasus di mana seorang model sampai memakan tisu karena untuk menahan lapar. Sedangkan mereka nggak mau makan makanan karena takut gemuk. Aiih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya padahal model tu yg seksi yg pakek krudung haha

      Hapus
  7. oh gitu pik, sumpah gue baru tau hal beginian. elu detail banget perhatiin hal kecil kayak gini ya hehe.

    ternyata kanibalisme yang dilakukan neuron itu manfaatnya sangat baik. kalau gitu gue bakal makan kalau rasa lapar datang ataupun belum ;p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya kita harus nyari tahu. Biar tempe.. Eh biar tahu

      Hapus
  8. Aku baru tau istilah kalau kita lapar, neouron kita mendadak jadi kanibal. Padahal emang bener sih, kalori yg kita dapat dari makanan, dibakar sendiri oleh tubuh.
    Untuk Anorexia dan Bulmia itu juga bener. Lah, aku pengen gemuk makan terus, tapi gak gemuk2.. kurus mulu....! Gak masuk di antara keduanya. Aku termasuk apa ini...

    BalasHapus
  9. luar biasa Pek postingan lo kali ini tumben ada manfaatnya. gue jadi tau kalau teryata kita punya bakat kanibal, yang mengingatkan kalau kita lafaaaaaarrr...tapi kalo cinta juga diatur sama otak nggak serulah, nggak ada tarik menarik antara ati dan otak. idup jadi membosankan kali Pek..tapi gue juga diet sih,cuman gue diet gorenga sama makanan ato cemilan nggak guna. makan tuh yang ada gunanya aja..kalau kagak mah yang nggak usah dimakan. iya nggak?

    BalasHapus
  10. Baru tahu kalau kita lapar karena neuron-neuron yang kanibal itu ngirim sinyal. Awalnya serem sih pake istilah kanibal, tapi pas inget kalau ukuran mereka nggak cuma sepersekian dari bulu upil, aku jadi biasa aja.

    Anoreksia dan bulimia, ini cara yang salah banget, udah termasuk dalam gangguan jiwa tuh itungannya. Buat orang2 yang ahli soal pergizian dan yang nerapin hidup sehat pasti tahu diet itu arti sesungguhnya bukan nggak makan, tapi mengatur pola makan, ni orang-orang udah salah kaprah ngartiin diet

    BalasHapus

Terimakasih atas komen dan kunjungannya. Kalau ada kesempatan gue bakal BW balik. Aku sayang kalian. Muachh.. *kecup basah*