Minggu, 08 November 2015

Membangun SDM Cirebon; Menuju Smart City




Dalam sebuah film Hollywood bergenre Science Fictions zaman dulu seperti Star Trek yang begitu booming atau film zaman sekarang seperti I Robot, Edge of Tomorrow, dan Elysium. Kita melihat betapa teknologi diterapkan bukan hanya pada manusianya tetapi pada sebuah kota yang ada dalam film tersebut. Mungkin itu hanyalah film tapi dibalik itu ada banyak perkembangan di dunia nyata yang menuju ke arah sana.

Tidak usah jauh-jauh ke luar negri. Di Indonesia saja sudah ada model seperti itu walaupun masih jauh dari apa yang digambarkan dalam film-film Hollywood. Bandung adalah sebagai contoh kota yang menerapkan konsep smart city, di sana sudah banyak infrastruktur yang mendukung. Mungkin Bandung bukan kota yang pertama. Ada juga Surabaya, Makasar, dan Balikpapan dan kota-kota besar di Indonesia lainnya.


Cirebon sebagai kota yang termasuk kota besar di provinsi Jawa Barat sedang menuju ke arah sana. Yaitu menuju Smart City. Dari infrastrukutur di kabupaten dan kota Cirebon sudah memadai. Bisa dilihat dari berbagai bangunan komersil seperti hotel dan yang lainnya untuk kebutuhan pariwisata. Salah satunya ada Hotel Aston Cirebon yang berkelas dunia.

Sebelum melangkah lebih jauh membahas smart city alangkah lebih baik kalau kita tahu terlebih dahulu apa itu smart city dan seperti apa konsep smart city. Smart adalah kosa kata bahasa dalam Inggris yang mempunyai arti yaitu pintar. Sedangkan city adalah kota.  Secara etimologi smart city berarti kota pintar atau kota yang pintar. Smart city juga bisa diartikan penataan semua aspek kota yang terintegrasi dan teknologi sebagai perangkatnya. Konsep smart city memang tidak bisa dipisahkan dari teknolgi.

Di Cirebon sendiri teknologi (komunikasi) 4G sudah memadai. Adalah Smartfren sebagai salah satu vendor telekomunikasi di Indonesia yang menggawangi teknologi 4G LTE di Cirebon, dengan teknologi 4G LTE Advancednya. Seperti pada film-film Hollywood yang sebelumnya diceritakan bahwa disana banyak teknologi-teknologi yang menempel pada kota-kotanya. Tapi jangan lupa, teknologi itu diciptakan oleh manusia.

source

Menurut penulis ada tiga hal yang harus dipersiapkan untuk kota maupun kabupaten Cirebon yang akan menuju smart city. Yaitu pengembangan sumber daya manusia dari segi pendidikan, mengembangkan dan membangun kreativitas dan menjalin silaturahmi antar pemerintah dengan komunitas maupun antar komunitas satu dan lainnya

Mungkin banyak yang mengatakan bahwa hal yang pertama kali dilakukan untuk membangun sebuah daerah adalah pembangunan infrastruktur. Infrastruktur dulu dibangun baru kemudian manusianya. Mari kita berfikir dengan perspektif berbeda. Mungkin akan terasa  percuma jika dari infrastruktur yang memadai kemudian tidak ada sumber daya manusia yang mampu mengelola dan merawatnya. Disadari atau tidak SDM kota dan kabupaten Cirebon masih lebih unggul dari kota-kota lain di Jawa Barat.

Walaupun Cirebon masih di bawah Bandung, optimisme jangan sampai redup. Untuk menjaga semangat keoptimisan itu maka meningkatkan sumber daya manusia lewat jalur pendidikan yang baik dan memadai adalah kuncinya. Untuk menjadikan Cirebon sebagai smart city tentu yang didahulukan untuk menjadi smart adalah manusianya. Dari SDM yang maju dan berkembang maka smart city bukan hanya sebagai wacana belaka.



Pendidikan yang baik membawa kita pada sebuah kreativitas. Anak muda adalah gudangnya kreativitas. Sangat erat hubungan diantara keduanya. Dari anak muda yang berpendidikan baik dan  berakhlak baik, sering muncul kreatifitas. Walaupun takaran kreatifitas bukan hanya berasal dari usia tapi diharapkan dari anak muda lah ide-ide brilian muncul untuk membangun Cirebon menuju lebih baik dan lebih maju. Salah satu contohnya adalah Blogger Cirebon yang sudah mulai bergerak membangun para blogger yang berda di Cirebon untuk melakukan kreatifitasnya di dunia blogging.

source

Belum cukup sampai di pendidikan dan kreativitas saja. Membangun SDM yang baik juga harus memulai membiasakan untuk saling berkolaborasi antar satu dan yang lainnya. Maka dari itu silaturahmi menjadi kunci untuk saling berhubungan antara komunitas. Ada ungkapan dalam agama Islam bahwa 'silaturahmi adalah membawa rezeki'. Harusnya ungkapan itulah yang dijadikan pedoman untuk kita saling berkomunikasi dan bersilaturahmi antara simpul-simpul komunitas yang ada di Cirebon pada umumnya.

source

Membangun bersama-sama Cirebon tercinta. Menuju Cirebon yang lebih baik dan menuju Cirebon smart city. Ketika pemerintah tidak bisa menemui seluruh elemen masyarakat satu-persatu maka komunitas adalah wadah untuk mensosialisasikan program-program pemerintah. Walikota Bandung, Ridwan Kamil dalam suatu acara pernah berkata "sudah bukan jamannya lagi merubah keadaan sendirian, mari kita bersama-sama merubahnya".Termasuk Cirebon yang akan menuju smart city. Diharapkan ketika terjalin hubungan yang erat antar komunitas satu dan yang lainnya, dan pemerintah dengan komunitas, timbul semangat gotong royong. Tujuan baik ini pun akan semakin dipermudah.


It’s not only city but also human. 


Bukan hanya sekedar kota saja tapi lebih dari itu di dalam kota tersebut ada manusia-manusia yang hidup di dalamnya. Membangun sumber daya manusia melaui pendidikan yang baik, lalu kemudian menumbuhkan kreativitas dan juga silaturahmi untuk berkolaborasi  antara pemerintah dengan komunitas dan kommunitas dengan komunitas yang ada. Diharapkan akan menjadikan dasar pembangunan smart city ini kokoh. Kita bisa bersama-sama mewujudkan Cirebon menjadi smart city. Setelah sumber daya manusianya itu dibangun. Baru kemudian membangun infrastruktur-infrastruktur yang menunjang. 

10 komentar:

  1. kalau mau jadi smart city ya emang harus diawali dengan pendidikan.

    pendidikan yang bagus bisa membangung SDM yang bagus juga. Kalau SDM dah bagus, mereka bisa membangun infrastruktur yang bagus dan modern juga untuk kota mereka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Ra pendidikan yang baik dan menyeluruh

      Hapus
  2. Keren tuh.. Sayangnya di kota gue belum bisa menyatukan blogger2. Kan enak kalo ada kopdar2 gitu..

    BalasHapus
  3. Untuk menuju smart city, harus membangun infrastruktur dan teknologi yang memadai. Untuk membangun infrastruktur dan teknologi, dibutuhkan SDM yang berkualitas. Untuk membangun SDM, diperlukan pendidikan yang baik. Untuk menunjang pendidikan, harus membangun infrastruktur dan teknologi yang memadai. Dan seterusnya jadi rantai panjang. Gue bingung. Tapi yasudahlah :v
    Semoga kota dan kabupaten lainnya bisa menerapkan konsep smart city ini ya, sampai akhirnya Indonesia bisa jadi smart country. Wkwk.

    BalasHapus
  4. Wah konsep smart city L :o

    Yang gue liat kota yang menuju ke arah-arah smart city yaitu Bandung. Jujur, dan gue akui Bandung dalam tata kota ajib banget, ya wajar, Walikotanya aja ahli dibidang tata kota. Penataan adalah awal dari majunya sebuah daerah. Kalo aja seluruh kota di Indonesia bisa gini, wow.

    Semoga Cirebon menjadi kota berikutnya! Aminn... ^^

    BalasHapus
  5. Gue kirain lg d endorse sama smartfren, pik. Hahaha....
    Tpi yah, smua kota juga ingin mnjdikan kotanya sbgai smart city. Keren sih klo cirebon udh ad komunitas bloggernya tersendiri. Gue pgen bikin komunitas blog d mesir, tkut ga ad peminatnya. Bhahaha....

    sdm itu slah satu faktor penting sih buat ngebangun kota mnjdi smart city. Yah, asalkan para pemuda pemudinya berjiwa nasionalis dan pnya keinginan utk memajukan kotanya, pasti bisa kok.
    MERDEKA, FIK!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah merdeka gue mah ji. Dari kejombloan hahahaha

      Hapus

Terimakasih atas komen dan kunjungannya. Kalau ada kesempatan gue bakal BW balik. Aku sayang kalian. Muachh.. *kecup basah*