Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

5 Alasan Kenapa Jangan Mendesah di Tempat Umum

Di Indonesia negara yang majemuk banyak sekali fasilitas umum. Mulai dari wc, rumah sakit, taman, sampai tempat-tempat lainnya yang berbau umum. Banyak juga tempat umum yang kondisinya udah nggak layak untuk digunakan. Udah gitu tempat umum itu mulai beralih fungsi dari tempat umum jadi tempat nyeremin kayak halte yang usang. Jadi tempat pribadi dan tempat jualan kayak orang jualan di trotoar. Dan mungkin masih banyak lagi penyalah gunaan lainnya.
Hal tersebut terjadi karena masyarakat yang kurang sadar akan pemeliharaan dan fungsi tempat umum tersebut, dan juga pemerintah yang nggak aware dan kurang perhatian sama tempat-tempat umum itu. Makanya masyarakat menggunakannya nggak sesuai fungsinya. Kadang di penyebrangan jalan kayak di Jakarta ada yang jualan obat, jualan es, jualan macem-macem deh pokoknya.

Sulitnya Menulis Serius

20 mei adalah hari kebangkitan nasional. Dengan status mahasiswa yang masih melekat di dalam diri gue, maka disitulah gue harus turun ke jalan. Hidup mahasiswa! Bakar ban! Ban tamiya. Lomba-lomba dan acara yang menyakut paut dengan kebangkitan nasional pun marak. Di kampus gue kebetulan ada lomba opini. Lomba membuat opini dengan tema ‘pendidikan sebagai penentu bangkitnya sebuah bangsa’.
Lumayan nyambung sih sama background gue yang pendidikan. Kebetulan gue ini mahasiswa Fakultas Pendidikan, nggak ada yang nanya pun akan gue kasih tahu biar nambah pengetahuan. Jadi masih nyambung. Kalau temanya tentang bagaimana cabe-cabean bisa merusak harga cabe di pasaran gue angkat tangan. Gue bukan pemerhati cabe.
Karena terterik gue pun berfikir untuk ikutan lomba yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa di kampus gue. Gue lihat brosurnya kemudian gue foto. Karena waktu mau gue sobek ada anggota LPM, untuk mengantisipasai digebukin karena diduga menyobek tanpa izin gue pun pura-pura ngambil ha…

Surat Untuk Menpora

Masalah yang sedang terjadi di dalam persepakbolaan Indonesia nampaknya tidak pernah berakhir. Ada saja masalah yang timbul. Dan sekarang sepakobola indonesia sedang dalam masalah juga, yaitu dibekukannya PSSI tapi tidak dengan cara dimasukin freezer selain dibekekukannya PSSI masalah lainnya yaitu dihentikannya kompetisi liga. Berawal dari PSSI asosiai sepakbola tertinggi di Indonesia itu tidak merespon surat peringatan dari Kemenpora sampai tiga kali, dan akhrinya Imam Menpora kita yaitu bapak Imam Nahrowi membekukan PSSI. Seperti itulah kira-kira kronologi singkat masalah yang sedang terjadi.
Kisruh sepak bola Indonesia ini ternyata sudah diketahui FIFA sebagai asosiasai sepakbola dunia. Dan kabarnya FIFA bakal memberikn sanksi kepada PSSI. Makin melebar saja persoalan sepakbola kita. Gue kasihan sama para pemain dan official di klub yang berada dalam kompetisi liga. Mereka nyari makannya dari sepakbola tapi kompetisi madeg. Otomatis mereka pun ya nganggur. Mungkin ada juga yang ngo…

5 Hal yang Gue Lakukan Kalau Ketemu Amel Alvi

Prostitusi online sekarang sudah mulai marak. Sebenarnya sudah bukan hal yang baru lagi tapi mungkin sekarang lagi rame ajah. Bukan main bisnis prostitusi ini, selain kelas ikan asin juga ada kelas kakap yang bermain di dalamnya. Gue juga nggak tahu main apaan. Mungkin main kuda lumping. Yang jelas menurut berita yang gue denger belakangan ternyata si kelas kakap ini bukan cuman yang udah punya nama dalam dunia prostitusi ajah tapi juga ada artis juga di dalamnya.
Gue juga kaget. Ternyata artis selain suka main film dan sinetron atau ngiklan sana-sini suka ‘dagang’ juga. Dan kemarin sang artis berinisial AA tertangkap oleh Polisi sedang dalam keadaan tanpa busana di dalam kamar. Wah banget nih. Katanya pak polisi ini lagi nyamar jadi pelanggan untuk menguak bisnis prostitusi. Terus pak polisi transaksi sama mucikarinya, kemudian pak polisi pun mbayar sekian juta sebagai DP dan langsung ketemuan. Lantas tidak menunggu lama setelah melunasi DP akhirnya pak polisi siap ngamer, tapi itu c…

Hidup Diantara Keduanya

Gue tinggal di kampung. Nggak terlalu jauh dari kota. Karena Cirebon dibagi atas dua wilayah yaitu kabupaten dan kota madya. Kalau misalkan gue naik motor bisa satu jam kurang, nyampe kota. Kalau naik angkutan umum bisa nyampe satu jam lebih; itu udah termasuk ngetem, isi bensin, macet, dan berhenti di lampu merah kadang sopirnya gonta-ganti. Dari semua yang gue sebutin tadi semuanya hal yang paling ngeselin membuang waktu. Tapi kalau tanpa penumpang lain, tanpa bensin dan tanpa supir mobilnya nggak bakal jalan. Itu sama ajah kayak pacaran mau putus tapi masih cinta. Akhirnya balikan lagi. Emang nggak ada pilihan, biar nggak dikatain munafik juga.
Dan biasanya ada tambahan hal yang ngeselin yaitu di oper. Yah, di oper adalah hal yang paling ngeselin ketika gue naik angkutan umum. Di Cirebon berlaku hal semacam itu. Jadi mobil yang gue tumpangi di oper ke mobil yang lain. Ada macam-macam alasan kenapa mereka mengoper penumpang. Yang sering gue denger dari kernetnya mah katanya mobil t…
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...