Sabtu, 17 Mei 2014

BNI Simponi: Mempersiapkan Pensiun ala Mahasiswa




Masa muda adalah masa yang mungkin bagi sebagian orang adalah masa yang indah dan penuh dengan kenangan. Kenangan yang baik dan buruk, bersama keluarga dan teman atau pasangan, tapi apakah kenangan itu akan selalu ada? Iya, tapi dengan keadaan fisik yang berbeda. Maksudnya adalah orang memang akan selalu mengingat kenangan tersebut tapi dengan keadaan fisik yang tidak lagi muda, dengan keadaan fisik yang sudah menua. Terlepas dari keadaan fisik kita nanti, alangkah baiknya kita membicarakan rencana untuk menghadapi masa tua sejak sekarang.

Karena berhubung orang yang bergelar mahasiswa adalah mereka yang masih berusia belasan sampai dua puluh tahunan, walaupun ada saja mahasiswa yang umurnya sudah menginjak kepala tiga bahkan ada yang sudah mempunyai anak dan istri yang masih bertitel mahasiswa.  Intinya usia mahasiswa adalah usia yang pas untuk mempersiapkan masa tua.


Kenapa kita harus mempersiapkan masa tua?

Karena tua itu pasti.

Saya sering mendengar sebuah kalimat ‘tua itu pasti muda itu pilihan’, tapi saya  hanya menganggapnya sebagai kata-kata belaka. Sampai tiba ketika saya bercermin dan berkata ‘saya sudah gak sperti dulu lagi’, kumis dan jenggot mulai tumbuh, postur tubuh dan keadaan fisik lainnya, semuanya berbeda. Menggambarkan dua puluh tahun ke depan mungkin kumis dan jenggot ini akan semakin sering saya cukur karena terus tumbuh. Sekarang saya mahasiswa 1 tahun lagi saya sudah melepaskan gelar tersebut dan itu berarti usia saya semakin menju kematangan. Yah, karena tua itu pasti, dan mempersiapkannya adalah sebuah keharusan.


Karena masa tua adalah masa dimana kita seharusnya tidak lagi bekerja keras untuk bertahan hidup.

Saya pernah melihat (bahkan sering) ada seorang kakek-kakek yang mungkin dari segi umur sudah mencapai batas kemampuannya untuk mengangkat barang-barang hanya untuk mencari nafkah untuk membiyayi hidup dan istrinya. Melihat sang kakek tersebut saya teringat akan diri saya sendiri di masa depan nanti. Apakah mungkin saya akan seperti kakek tersebut? Mungkin saja, jika saya tidak ‘mempersiapkan masa tua saya’ dari sekarang.


Karena ketika masa tua kita nanti kebutuhan terhadap barang yang kita konsumsi sekarang mengalami kenaikan harga atau inflasi. 

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu periode waktu tertentu sebagai akibat tingginya tingkat permintaan yang tidak sama/sepadan dengan tingkat penawaran yang ada. Disadari atau tidak inflasi dari tahun ke tahun mulai menggerogoti daya beli individu. Sesuatu yang kasat mata inilah yang mengharuskan kita untuk mempersiapkannya. Visioner adalah salah satu hal yang harus juga dimiliki mahasiswa untuk sadar akan hal semacam ini.

Lalu apa yang harus dilakukan?



Hal yang harus dilakukan adalah mempersiapkan dana pensiun dari sekarang, caranya dengan mengikuti BNI SIMPONI. BNI Simponi adalah layanan program pensiun yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  (DPLK BNI) berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun, sejak tahun 1994. DPLK adalah lembaga keuangan yang menyediakan program pensiun untuk para nasabahnya. Dan BNI adalah salah satunya, dengan BNI Simponi-nya.

Apakah bisa mahasiswa mempersiapkan pensiunnya nanti, sedangkan dia belum bekerja?

Tentu saja bisa, BNI Simponi bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat apapun profesinya, baik itu dokter, notaris, konsultan, akuntan, pengacara, arsitek, pedagang, petani, buruh, mahasiswa pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai BUMN/BUMD dan lain sebagainya yang menginginkan kesejahteraan di masa berakhirnya tugas.

Cukup banyak mahasiswa sekarang yang sudah berpenghasilan, entah dari bekerja part time atau wirausaha kecil-kecilan, seperti berjualan pulsa, baju, dan lain-lain. Dari situ saya yakin ada sebagian uang yang terkumpul, mungkin daripada digunakan untuk hal-hal yang tidak mempengaruhi masa depan lebih baik digunakan untuk mempersiapkan masa pensiun sedini mungkin.

Bagaimana cara mengikuti BNI Simponi?

 Mudah sekali, caranya adalah:

1. Datang ke kantor cabang BNI di kota dimana kita tinggal.
2. Bawalah fotocopy KTP.
3. Kemudian mengisi aplikasi sesuai dengan identitas diri.
4. Dan menyetor iuran awal sebesar Rp 250.000.

Mudah bukan?

Lalu apa manfaatnya untuk mahasiswa?

Walaupun sebagai mahasiswa berpenghasilan terbatas, namun dengan melakukan iuran minimal Rp 50.000 maka peserta akan mendapatkan pengembangan yang optimal setiap bulannya, selain itu juga  setelah memasuki usia pensiun, kita berpeluang untuk mendapatkan manfaat pensiun bulanan seumur hidup.

Jenis manfaat pensiun BNI Simponi
  • Pensiun Normal, manfaat pensiun diberikan kepada peserta pada saat mencapai usia pensiun yang ditetapkan peserta pada awal masa kepesertaan. Yaitu usia pensiun normal 45 tahun.
  • Pensiun Dipercepat, manfaat pensiun diberikan kepada peserta yang minimal berusia 10 (sepuluh) tahun sebelum usia pensiun normal dan berhenti dari kepesertaan. Kita juga bisa suatu saat mengambil dana pensiun dengan cepat.
  • Pensiun Cacat, manfaat pensiun cacat dibayarkan kepada peserta yang mengalami cacat tetap dan tidak dapat melanjutkan iurannya. Jika kita mengalami kecelakaan dan kita harus menanggung beban karena kecelakaan tersebut mengakibatkan kita cacat dan tentu saja kita tidak bisa melanjutkan iurannya, pihak BNI Simponi akan membayarkan dana tersebut.
  • Begitu juga apabila peserta meninggal dunia. Pensiun Meninggal Dunia, apabila peserta meninggal dunia sebelum Usia Pensiun Normal, manfaat pensiun dibayarkan kepada janda/duda atau ahli waris peserta.

Dan masih banyak keuntungan lainnya, informasi lebih lengkap klik disini

Dulu hanya PNS dan pegawai BUMN saja yang mendapatkan dana pensiun, sekarang kita juga sebagai mahasiswa bisa mempersiapkannya, belum lagi  nanti kita akan bekerja otomatis kita akan mendapatkan penghasilan yang lumayan untuk menambah dana pensiun kita nanti. Sekarang siapapun bisa mempersiapkan dana pensiunnya dari sekarang, dan sebuah kesempatan yang bagus untuk mahasiswa yang mempunyai pribadi yang visioner untuk mempersiapkan masa pensiunnya nanti.

Nah, sudah saatnya kita memperhitungkan masa tua kita nanti, karena kita hidup bukan hanya untuk sekarang tapi juga untuk nanti. Menurut artikel yang saya baca di Detik Finance sesorang perlu mempersiapkan masa pensiunnya, alasannya adalah ketika kita tua nanti biyaya hidup kita akan semakin membesar. Alasannya adalah setiap individu mempunyai personal inflation dimana di dalamnya berisi barang dan jasa yang dikonsumsi oleh kita sendiri dan bahkan nilainya cenderung lebih tinggi dari inflasi pemerintah. 


Meningkatkan kesadaran akan masa pensiun sejak dini adalah hal yang penting juga. Sebagai mahasiswa tentunya kita harus berfikir maju kedepan. Salah satunya ya, mengikuti BNI Simponi. 





source: 1
picture source: 1 2 3 4

37 komentar:

  1. Selain kebutuhan yang selalu meningkat. Nilai rupiah semakin lama juga semakin berubah. !00 ribu sekarang bisa untuk beli beras, beberapa tahun kemudian bisa 120 ribu baru bisa beli beras. Itu inflasi.

    Komen balik ya di http://wahyuyuwono.wordpress.com/2014/05/03/aku-muda-dan-gak-takut-pensiun/

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar banget, kebutuhan semakin hari semakin meningkat
      untuk itu kita harus mempersiapkannya dari jauh2 hari

      oke mas

      Hapus
  2. pensiun memang wajib disiapkan jauh hari sbelumnya...artikel yang luarbiasa..
    selamat berlomba..semoga menjadi yang terbaik...
    keep happy blogging always...salam dari makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang mas harus disiapkan salah satunya dengan kita mengikuti BNI simponi ;)))

      Hapus
  3. Kamu udah nggak seperti dulu lagi Kapik. Eh, udah tumbuh kumis dan jenggot. Berarti brewokan? Hiiiii~

    Iya bener sih, harusnya mempersiapkan masa tua dari sekarang. Tapi, sebagai mahasiswi, aku masih susah buat nabung dalam skala besar gitu. Paling nabungin sisa uang seminggu. Serebu, dua rebu :D

    Good luck semoga menang lombanya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku masih seperti yang dulu kok :)))

      nggak papa seribu duaribu yang penting nabung, disimpen ajah dulu di celengan. lagian aku gak perccaya kamu bisanya sribu duaribu, kamu kan anaknya pegawai PLN )) haha

      Hapus
  4. Nabung buat jangka pendek aja saya mah susah. Ga ahli nabung, hobi sedekah soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh susahnya karena banyak kebutuhan kali yah. semoga lo masuk surga bang amin ;))

      Hapus
  5. waaah postingan yang menarik dan layak untuk dikasih jempol :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih, jangan lupa nanti ke BNI yah buat bikin BNI Simponi

      Hapus
    2. waaah komentar yang menarik dan layak untuk dikasih jempol :D

      Hapus
  6. gue dari jaman pertama megang atm ya bni, sampai sekarang pakai dplk bni juga. ga tau nih udah ada feeling sama bni. mungkin karena di belakangnya ada embel2 46 nya kali ya. *opo hubungane jal? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah keren nih bang zainal, nasabah BNI paling tok cer. semoga makin klop dan mendpatkan keuntungan ya bang :)))

      Hapus
  7. bener banget, tua itu pasti. dan kita juga gak mungkin selamanya kerja, ada masanya kita akan ataupun harus berhenti bekerja. terlebih lagi mencari pekerjaan sangatlah sulit seiring bertambahnya usia. opik udah daftar BNI simponi belum? kalo aku sih baru nabung doang di BNI. memang udah ada rencana mau daftar, mungkin bulan depan. masa depan kalau tidak dipersiapkan dari sekarang, kapan lagi. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu tuh kita ggak bakal selamanya kerja jadi mempersipkan pensiun itu perlu, pperlu banget,,

      Hapus
  8. kekhawatiran akan masa tua membuat kita harus mencoba mempersiapkan diri dari sekarang untuk bisa menikmati masa tua dengan bahagia.. salah satu caranya ya dengan BNI Simponi ini. semoga dengan adanya BNI Simponi, bisa mensejahterakan rakyat Indonesia, khususnya kita yang masih remaja ini supaya di masa tua nanti, hidup kita akan tetap bahagia

    BalasHapus
    Balasan
    1. asik nih, udah ngerti dan paham akan masa tuanya, semoga nanti dateng ke BNI dan bikin BNI simponi yah hahaha

      Hapus
  9. mempersiapkan masa tua sangat bagus sejak usia masih muda/pertengahan.
    supaya nantinya punya cadangan tabungan di masa tua yang bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
    berarti program BNI simfoni merupakan investasi jangka panjang yang bermanfaat di hari tua.

    semangat menabung untuk masa depan.
    gudlak untuk kontesnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah makasih mba :))

      kalausudah sadar akan masa depan tinggal melakukan apa yang sudah diketahui, mari kita ke BNI :)) hehehe

      Hapus
  10. Wah lo ikutan juga pik. Haha..
    Mempersiapkan dana pensiun sejak dini emang penting banget, tapi sayang gak banyak yang mikirin itu. Padahal dana pensiun bisa menjamin kebutuhan kita saat tua nanti, jadi gak perlu bergantung ke anak atau cucu. Karena pasti mereka juga punya masalah keuangan. Mempersiapkan dana pensiun sejak dini memang bisa jadi solusi untuk ketenangan di hari tua. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bang barangkali ajah juara :))

      iya bang penting banget, biar nantinya kagak nyusahin anak cucu :))

      Hapus
  11. bener banget bro,
    kadang bulu itu menjalar ke rogan lain selain kumis dan dagu.
    ya, ketek.

    itu tanda kita udah ga muda lagi, bener banget.
    semakin waktu kebutuhan semakin meningkt, itu faktor besar untuk meningkat harga psar nantinya.
    benar, sangat baik untuk memulai semua dari masa muda, termasuk finansial.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahh lo ketek lo lebat yah? -__-

      bener deh bang :))
      lebih benar lagi kalo lo ikut BNI simponi

      Hapus
  12. bener banget kak, jadi tua itu pasti. Banyak banget anak muda yang cuman bersenang-senang dengan dunianya dan masih tidak peduli sama masa depannya, bahkan masa depannya nanti jika sudah tua. Harusnya itu udah jadi hal yang harus difikirkan banyak anak muda, karena menjadi tua itu pasti.

    Dan yang aku tau biasanya yang dapet dana pensiun cuman pns doang, tapi setelah baca ini jadi tau banyak hal dan manfaat BNI simponi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kamu jangan kayak 'mereka' yah nanti kemakan omongan km sendiri haha

      bener tuh BNI simponi ajah :))

      Hapus
  13. Ya. Memang banyak mahasiswa/i yang belum berpikir ke arah sana. Sudah ada, cuma masih sedikit. Contohnya Tofik. Semoga artikel ini bisa membuka mata kita semua, untuk bisa menabung yang mempunyai invest jangka panjang. Contohnya untuk pensiun. Jadi kita enggak bingung lagi saat usia senja nanti.

    Semoga menang, dan semangat.:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah makasih kak lin.

      semoga kita semua sadar dan mempraktekannya yah. :))

      Hapus
  14. iyaa emang bang kalo 'tua itu pasti'. maka dari itu kita harus mempersiapkan kebutuhan untuk masa tua kita sedini mungkin. bila tak ingin masa tua kita lebih berat. gue juga sering nemuin kakek-kakek yang sudah tua tuh bang masih mendorong gerobak buat jualan makanan, bahkan di stasiun juga banyak. mereka melakukan itu demi mencukupi kebutuhan keluarganya.

    maka dari itu persiapkan semuanya itu sedini mungkin. iya kalo PNS, masa tuanya bisa tenang soalnya udah dapet pensiunan. lah kita? kayaknya BNI simponi itu bermanfaat banget buat mempersiapkan pensiunan buat masa tua kita.

    good luck buat lombanya ya bang ;)
    oh iya bang, btw follback blog gue dong hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahh lo emang orang yang paling keren komen lo banyak banget. haha
      dan gue salut sama lo lo udah sadar dan ngerti apa yang gue tulis.
      semoga lo cepet datang ke BNI dan ikitan BNI simponi

      ok bro :))

      Hapus
  15. saya juga sering melihat orang tua yang masih bekerja.... kok kayaknya mereka gak punya anak ya. tapi ternyata mereka lah yang ngotot bekerja karena gak mau nganggur.gitu.


    ini pensiun apa bedanya dengan asuransi hari tua ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama ajah bang, mempersiapkan dan pensiun itu sama seperti asuransi masa tua. kan sama2 nabung buat hari tua nanti, dan DPLK kan bukan cuma bank ajah yang menyelenggerakannya teapi juga perusahaan asurani.

      bank dan asuransi ya sama2 lembaga keuangan yang bisa menyelenggarakan DPLK.

      Hapus
  16. aku nya kasihan ngeliat orang tua banting tulang kayak gitu nggak tega aja ngeliat nya ingin rasa nya ngebantu -_- .

    Mau nggak mau harus ngidupin keluarganya untuk bertahan hidup
    untung ini ada BNI simponi jadi bisa siap siap :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah lo akhirnya sadar juga bro, selainsadr akan masa tua lo juga sadar akhirnya lo komen juga. haha

      ayo! ke BNI simponi

      Hapus
  17. wah, setelah ngebaca nih postingan, gue jadi beneran pingin bikin dana pensiun buat gue lewat BNI harmoni loooh, tapi khan gue udah mantan mahasiswi *yajustrumalahudahkerjadauangbego

    Iya juga sih ya, makasih lo Pik tumben postingan lu bermanfaat hehehehe...emang harusnya udah dari skrang mempersiapkan dana pensiunnn...segera ngegoogle buat cari tauu leibihh dalaaam..apa sebulan cuman 50rbu aja gtu setornya ato what yaakk...semogaaa menaaaaaanggg :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iya mey kamu kan udah kerja enak tuh bisa bikin dana pensiun buat nanti di hari tua. apalagi kalau cewe itu katanya sih emang perlu banget bikin dana pensiun, soalnya kebtuhan cewe lebih banyak dari cowo :))

      Hapus

Terimakasih atas komen dan kunjungannya. Kalau ada kesempatan gue bakal BW balik. Aku sayang kalian. Muachh.. *kecup basah*