Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

The Man Behind XP’ Legend Wallpaper

Tahun depan mungkin kamu nggak bisa lagi menggunakan Windows XP, kenapa? Microsoft telah menghentikan dukungannya terhadap sistem oprasi Windows XP. Kekecewaan itu dirasakan oleh para pengguna Windows XP. Tapi, tau nggak sih kamu, orang dibalik wallpaper yang sering kamu lihat di Windows XP, berupa objek gunung dengan sedikit awan putih di atasnya. Lebih merasa kecewa dari pengguna Win-XP.

Survive

Di sela-sela kesibukan, ada saja masalah yang datang membuat kita semakin stres. Di setiap rencana yang sudah dibuat, ada saja kesalahan yang tiba-tiba merubah rencana. Di tengah perjalanan, kita sering menemui hambatan yang membuat kita ingin menyudahinya, dan memilih jalan yang lain. 
Dan yang menentukan kita untuk menyelesaikan masalah agar bisa kembali menyelesaikan kesibukan lain, yang membuat kita tetap pada rencana dan memikirkan rencana lain, yang menuntaskan perjalanan di tengah hambatan. Adalah, seberapa kuatkah kita mampu bertahan?
Setali tiga uang, dengan percintaan. Mampukah dua orang yang saling mencintai bertahan, di ambang putusnya sebuah hubungan? Atau kata ‘putus’ adalah opsi terakhir.

Rain Story

Cuaca yang sedang terjadi akhir-akhir ini emang rada ngeselin, gue selalu tertipu sama apa yang cuaca tampakan. Pagi-pagi cerah banget, siangnya panas banget, dan sorenya paling ngeselin banget. Hujan. Kemarin waktu gue berangkat kuliah buktinya, pagi jam 8 gue lihat langit lagi nggak galau, lagi fit dia. Agak siangan, gue masuk kuliah, di dalam kelas kaya di oven, panas banget, udah gitu ACnya nggak ada yang jalan. Padahal gue tau AC emang nggak jalan soalnya dia nggak punya kaki (Apa sih).
Keringat mengucur disekujur badan, bahkan sampe ke selangkangan… (duh selangkangan). Hasilnya, gue nggak keren lagi siang itu. Bau keringat, agak kecut-kecut gimana gitu. Kalau penasaran mau nyobain nyium aromanya, entar gue kasih sampelnya. Yaitu, kaos yang gue pake. Mau dikirim langsung? Nyalain Bluetooth-nya.

Blogger Energy Masuk Koran

Selasa siang jam 12, gue lagi duduk lesu karena jadwal kuliah yang kala itu sedang mengalami ke-labil-an, ditambah jadwal praktek ngajar yang tadinya jam 9 pagi di undur jadi jam 12 siang. Iya, sekarang gue udah mulai praktek-praktek ngajar. Hari yang panas melengkapi penderitaan gue, apalagi dosen ngasih tau kalo besok sebagai gantinya suruh bikin esay. Kampret maksimal. 
Setelah gue dateng ke kampus buat mastiin suruh bikin esay tentang apa, temanya. Banyak anak-anak sekelas lagi pada duduk. Dari raut mukanya mereka bener-bener kecewa, layaknya nonton film horror Indonesia yang isinya gitu-gitu ajah. Sampe akhirnya PJ (penanggung jawab.red) mata kuliah yang nggak masuk, ngasih tau tema tentang esay-nya. 
Gue duduk-duduk di kursi lantai bawah kampus, bareng temen-temen. Kemudian datanglah sesosok mahluk yang bernama Nurul Prayoga menghampriri gue, setelah terlebih dahulu memarkirkan naga yang dia naiki. Iya, dia ke kampus biasa naik naga. Buah naga *apa sih*.

Orang-Orang yang Nggak Disukai di BBM

ARTSTORY #1 愛子

Aiko adalah gadis jepang yang sejak kecil hidup bersama genk yang paling di takuti di Jepang. Ayah ibunya meninggal ketika penyerangan terhadap warga desa oleh sekelompok orang yang membenci anak perempuan dan kebetulan di desa dimana Aiko kecil tinggal kebanyakan anak perempuan. Aiko salah satunya. Lalu kemudian ada seorang ketua genk yang melihat keberadaan anak berusaia 5 tahun bersembunyi di belakang rumahnya yang sudah rusak, dengan wajah tak berdosanya, dia berhasil diselamatkan.
18 tahun sudah terlewati. Aiko tumbuh menjadi gadis yang penuh ambisi untuk membalaskan dendamnya terhadap oraang-orang yang membunuh ayah ibunya. Hidup bersama ketua genk membuat watak dan mentalnya keras. Dia-pun memutuskan untuk membuat tato di seluruh tubuhnya. Tanda kesetiaan terhadap genk yang ayah angkatnya dulu dirikan. Ya, ketua genk yang menyelamatkannya dan dia membesarkan Aiko sampai sekarang adalah ketua sekaligus pendiri genk.

Anak Orang Membawa Kenangan

Terakhir kali gue denger tangisan bayi di rumah gue, sekitar Sembilan tahun yang lalu. Kala itu emak gue ngelahirin adek. Adek gue. Generasi ke tiga dari keluarga bapa. Tangis haru suka cita si emak dan bayi yang baru lahir menggambarkan betapa bahagianya keluarga kecil kami.  Dan sekarang tangisan bayi itu baru gue dengar lagi. Bayi yang di pangkuan emak gue menangis nyaring, entah dia lapar, haus atau kepanasan. Karena kebetulan udara di rumah gue panas banget.
Bayi itu perempuan, namanya.. Aqila. Nggak tau tulisannya bener nggak kaya gitu.

Alasan-Alasan Cewe Cantik Pacaran Sama Cowo Jelek

Belakangan ini, gue sering banget lihat cowo jelek pacaran sama cewe cantik. Saking seringnya gue sampe masuk angin. -lah? Yang ada di benak gue ketika lihat mereka berdua pacaran adalah “I’M A LOSER”. Iya, gue ngerasa kalo cewe-cewe sekarang udah kena fatamorgana, dan cowo jelek udah berhasil memanfaatkan situas itu.  Di pinggir jalan gue sering banget lihat mereka pacaran, entah disengaja atau nggak. Pas gue lewat mereka bersenda gurau, melempar tawa, membuat hati ini tersayat-sayat. Halah… Maklum jomblo.
Tapi kalo dipikir-pikir, mungkin nggak sih cewe cantik itu kena pelet? Kemungkinannya hanya 10 persen. Kenapa? Sekarang tampang bukan ukuran buat di jadiin pacar, termasuk buat para cewe-cewe cantik ini. Karena selain ganteng itu relatif, cewe-cewe sekarang juga sadar “money can change situation”. Uang bisa merubah segalanya, yang jelek-pun kelihatan ganteng, kalo duitnya banyak.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...