Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Quote Games: Pintar vs Keren

Sampe mau akhir bulan gue belum juga dapetin ide buat rubrik Quote Games, dan di akhir bulan gue baru dapetin idenya, mepet banget. Dan gue rencananya di setiap quote games ini ada orang yang di wawancara sama gue, tapi berhubung mepet banget gue nggak dapetin orang buat gue tanyain. Bukan nggak dapet sih cuma gue rasa materi gue kurang mateng, nanya-nanyanya nggak enak nanti malah dikirain modus, padahalkan iya. Lah..
Simpet bingung sama ide tapi akhirnya dapet juga. Inilah quote games (tanpa wawancara).
At warung kopi..

Tofik: Wi lo pilih mana, jadi orang pintar apa jadi orang keren? *to the point* Dwi: maksud lo apa nih nanya-nanya kaya gitu? lo modus yah? Tofik: anjrit.. gue modusin lo apa untung-nya buat gue? hah! Dwi: ada lah, sapa tau lo mau tau tentang gue terus lo deketin gue. iya, kan? Tofik: lo kan cowo nyet! Dwi: oiyah, lupa. :D lupa kalo lo normal. Tofik: WTF! Tofik: udah tinggal jawab ajah. Pilih mana nih? Dwi: gue pilih keren..

Tahap-Tahap Orang Mau Boker

Ditengah malah yang sepi, langit pekat dan basahnya halaman depan rumah dibasahi oleh hujan sore hari tadi, yang setia menemani. Tiba-tiba terdengar suara yang nggak jauh-jauh asalnya, dari perut Udin. Perut Udin yang semula baik-baik mendadak jadi nggak ramah padahal dulunya perut udin rajin solat dan mengaji, ini perut apa santri. ‘Kruyuk…kruyuk…kruyuk’ bunyi perut Udin. Rupanya dia sudah menduga akan berakhir seperti yang dialaminya malam itu, penyebabnya sudah jelas, karena udin makan sambel satu mangkok. Yah, sambelnya doang nggak pake nasi ataupun tempe untuk sekedar teman cocolan sambelnya.
Tanpa ragu dari perut yang semula berontak menjdi semakin beringas, sampai akhirnya berujung pemberontakan separatis, yang dilakukan sambal yang dimakan udin. Mereka meronta memaksa keluar, lewat jalur belakang. Udin yang lemah terkulai sambil memegangi perutnya, mencoba berdiplomasi dengan meminum segelas air tapi rupanya hasrat para pemberontak itu sudah nggak bisa dibantah. Kemudian udi…

4 Hal Untuk Mewujudkan Resolusi

Selama ini cukup banyak gue baca tentang harapan orang di tahun 2014, dari mulai tentang asmara sampe tentang kehidupan yang lebih baik nanti. Gue sendiri nggak pernah punya resolusi yang begitu jelas, yang gue lakuin ngikutin jalan hidup yang udah di tentuin dan digariskan oleh tuhan. Tapi belakangan gue sadar kalo gue harus punya tujuan yang jelas, gue harus buat resolusi. Yah, minimal 3-5 yang harus gue capai di tahun ini. 
Gue kesannya ikut-ikutan nggak sih? Orang lain buat resolusi gue juga ikutan buat. Gue rasa nggak, karena setiap orang punya keinginan yang harus diwujudkan, begitu juga dengan gue, karena gue orang juga. Ngomong-ngomong gue kok nanya sendiri jawab sendiri ya, mungkin karena kebiasaan kemana-mana sendiri. Kasian.

Ada Kabar Baik

Semua cowo, baik dia ganteng maupun nggak ganteng pasti mengidam-idamkan seorang pacar yang cantik. Nggak usah munafik kalo ditanyain kriteria “apakah kriteria pacar lo salah satunya harus cantik” jawab ajah “iya! tapi nggak harus”. Tapi ada banyak sekali problem buat ngedapetin cewe cantik. Salah satunya cewe cantik itu biasanya matrealistis.
Sebagai mahasiswa dengan kantong tipis gue ngerasa cewe-cewe zaman sekarang emang udah nggak kekontrol tingkat kematreannya. Gue pengen lebih spesifik lagi, cewe yang seperti apa? Ya, cewe cantik. Sebenernya wajar mereka kaya gitu, karena menurut bang Sammy @notaslimboy cewe cantik itu mirip sama prinsip ekonomi, supply and demand.

Orang cantik itu supply-nya sedikit, demand-nya banyak jadi harganya naik makannya mereka jual mahal. Kalau cewe jelek yang sedikit, cewe jelek yang jual mahal. Itulah salah satu alasan cewe cantik amat susah buat di jadiin pacar terlebih buat di jadiin pendamping hidup.

Ri..

Ri kamu lagi apa? Sudah makan belum? Pertanyaan itu sepertinya sangat mainstream, tapi rasanya ingin aku sematkan untukmu, hanya kamu. Aku disini bersama gemericik hujan yang merambat pelan sedang asik berimajinasi, membayangkan aku dan kamu sudah sedekat orang pacaran. Bertegur sapa dengan panggilan spesial, setiap pagi mengingatkan supaya bangun dan lekas sarapan. Tapi hanya lewat handphone, karena kalau aku harus mendatangi rumahmu mungkin saja kamu bangun kesiangan, rumahmu jauh sejauh hubungan kita sekarang. Logis kan Ri.
Selesai berimajinasi aku tak lupa tersenyum sendiri di depan laptop dan menyeruput teh manis yang kubuat sendiri. Iya, aku sekarang di depan laptop sedang berhayal sembari menuangkannya kedalam kata-kata sederhana. Asal kamu tau saja Ri aku tak pandai bermain kata-kata indah. Aku hanya bisa merangkainya dengan sesedarhana mungkin.

Gue Nggak Suka Sama Orang… #1

Entah kenapa akhir-akhir ini gue pengen banget ngeluarin unek-unek yang ada di kepala, dan salah satunya ketidaksukaaan terhadap orang dan hal-hal yang dilakukannya, dan biasa terjadi di kehidupan gue sehari-hari yang mungkin kalian juga ngerasain hal yang sama. Kalau kita sama berarti kita jodoh (note: girl only) *brb panggil penghulu*. Ketidaksukaan gue ini nantinya akan bertema dan berkelanjutan. Kali ini temanya ‘musik’. Check this out..
Muter lagu yang gue nggak suka dengan volume gede.
Kalian suka musik apa? Kalo gue sendiri suka musik yang nggak alay, nggak terlalu mellow dan muka penyanyinya nggak ngeselin. Selain dari itu walaupun gue nggak tau arti lagu dari aliran musik tertentu gue usahain suka. Pernah nggak kalian duduk atau berada di suatu tempat tiba-tiba terdengar lagu yang kalian nggak suka, di mall, di café, dan di tempat umum lainnya atau di rumah temen? Dengan volume yang nggak kira-kira kerasnya.
Gue sering banget denger lagu yang gue nggak suka ditambah lagi vol…

Sisi Positif: Diputusin Pacar

Setiap orang pacaran baik mereka dari kalangan artis, selebritis, pengemis atau siapa-pun pasti akan mengalami fase kadaluarsa dalam berasmara alias expired atau lebih dikenal dengan istilah ‘putus’. Putus adalah sebuah kondisi dimana sebuah hubungan antara si cowo dan si cewe yang tadinya menjalin sebuah hubungan yang biasa kita kenal dengan istilah pacaran, memutuskan untuk mengakhiri hubungan. Nggak pacaran lagi.
Ketika kedua belah pihak yang saling menyangi ini udah nggak pacaran lagi, timbul pertanyaan dari pihak lain, seperti teman misalnya. Cepat atau lambat mereka pasti nanyain “siapa yang mutusin duluan?”. Pertanyaan tersebut seolah menjadi sesuatu yang wajib di tanyain tapi nggak begtu wajib dijawab, hukumnya sunnah. Ada beberapa versi orang ketika jawab pertanyaan yang satu ini.

Kesambet

Libur sekolah semester ganjil kemarin, nggak begitu berkesan buat adek gue. Di saat teman-temannya liburan ke tempat wisata, adek malah sakit, dan dia sakit di saat akan masuk sekolah. Itu berarti di ujung akan berakhirnya liburan. Efeknya dia jadi nggak masuk sekolah selama satu hari. Kado liburan yang nggak enak buat di ceritain di kelas nanti, atau ditulis di dalam karangan untuk tugas mengarang.


Yang panik kalau adek gue sakit tentu saja ibu, setelahnya baru bapak. Karena bapak sibuk dengan pekerjaannya semantara ibu selalu di rumah. Reaksi panik yang memicu ibu gue membuatnya sedikit nggak berfikir jernih, dia mulai berfikir kalau adek gue ‘kesambet’. Kesambet adalah posisi dimana kita di sentuh oleh mahluk halus yang menghun tempat angker dan kemudian kita sakit. Orang kampung di daerah gue emang suka gitu, teralu cepat percaya hal-hal gaib.

Kalo Gue Bad Mood..

Setiap orang punya masalah dan terkadang di saat kita punya masalah kita nggak langsung punya solusinya. Dibutuhkan waktu minimal 1 hari untuk berfikir apa yang harus di lakukan nantinya. Gue adalah orang yang termasuk nggak bisa nyelesain masalah dengan kilat, apalagi problem yang gue dapet nggak cuma satu tapi banyak dan datang secara bersamaan. Dalam keadaan seperti itu, mood (suasana hati.red) gue jelek, nggak ganteng. Nggak enak ngapa-ngapain.
Dan, di saat bad mood itulah gue butuh sesuatu, selain solusi. Butuh pengembalian suasana hati yang tenang, biar gue bisa berfikir jernih untuk menyelesaikan masalah.
What did you mean ‘sesuatu’ pik?
Yang jelas sesuatu yang gue maksud bukan lagunya Shahrinoy. Yaudah gue jelasin satu-satu, apa itu sesuatu yang gue butuhin kalo gue bad mood.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...