Langsung ke konten utama

COOK UP THE STORY


             Cook Up The Story, apa itu? Itu adalah idiom bahasa inggris yang saya pakai sebagi judul dalam tulisan saya ini, biar kelihatannya agak keren sedikit lah hehe. Artinya adalah melebihkan atau berlebihan mungkin bahasa jaman sekarangnya bisa disebut lebay. Mungkin kita semua tau bahwa sesuatu yang berlebihan sebagian besar menimbulkan hal negative, islam saja berbicara hal demikian, bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

            'Saya ambil contoh beberapa kasus yang ada di siaran televisi terutama acara gosip atau infotainment. Disitu lah terdapat hal yang menurut pemikiran saya sesuatu yang berlebihan terjadi, kenapa demikian? Karena acara gosip mengangkat hal sepele bahkan tidak benar-benar terjadi pada artis tersebut di beritakan ke dalam media menjadi hal yang sangat tidak pantas di beritakan, alasannya sederhana kita umumnya mempuyai prifasi tersendiri atau kepentingan individu yang orang lain tidak berhak tau bahkan tidak untuk menjadi konsumsi bayak orang atau masyarakat luas.
          
              Hal seperti ini yang membuat si biang gosip atau artis yang diberitakan menjadi orang yang paling dirugikan di sini, bagaimana tidak rugi prifasi pribadinya diungkapkan ke ranah publik yang sebetulnya belum tentu benarnya, bahkan bisa saja yang di beritakan tidak benar sama sekali, memang pada dasarnya seorang yang terkena gosip atau digosipkan secara tidak langsung popularitasnya akan terangkat tapi perlu kita ingat satu hal. Tidak semua yang di beritakan itu hal yang baik menjadi di lebih-lebihkan tapi ada juga hal buruk yang di lebih-lebikan.
        
           Itulah yang mengilhami saya untuk berfikir bahwa acara seperti itu tidak mendidik. Darimana bisa mendidik, urusan orang lain kita sebar-sebarkan menjadi bahan pembicaran masyarakat karena notabene artis adalah seorang yang terkenal walaupun dia bukan Persiden ataupun anggota DPR atupun Mentri karena seringnya dia tampil di layar kaca. Kesimpulannya adalah ; kalau kita memang ingin tau tentang maslah orang lain (kepo) lebih baik kita menanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan, jangn sampai kita menanyakan kepada orang yang belum tentu tau masalahnya karena pada dasarnya, kalau kita mendapat informasi dari pihak ke dua, tiga, empat dan seterusnya itu sudah ditambahkan bumbu-bumbu yang belum tentu enak untuk kita konsumsi, bisa saja rasanya kemanisan, kepedasan, keasinan atau malah tidak jelas rasanya yang membuat kita enggan memakannya, itu sebagai ungkapan bahwa kita jangan memandang orang menurut kulit luarnya saja, atau menilai buruk seseorang karena informasi yang tidak jelas. daripada kita sibuk mengontorol pribadi seseorang atau menilai orang tanpa kita tau siapa sebenarnya orang tersebut. Mungkin alangkah baiknya kita mengintrospeksi diri kita masing-masing agar menjadi peribadi yang memuliakan sesama.   
Sekian…….. salam Tofik dwi pandu (TOPLES)

Komentar

  1. salam kenal kenal dari gua rinem, anak asuh blogger energi

    BalasHapus
  2. gosip itu kadang dibuat sih agar si artis mengalami pemberitaan, dan menajdi feed back juga di tv, coba artis kayak adhitya putri ? gak ada yang kenal kan dia udah main film dealova, bangku kosong, dan banyak lagi lainnya, banyak main iklan juga kayak pepsodent, ponds, kopi good day tapi dia jarang masuk infotaiment bahkan hampir gak pernah.. jadi gk terkenal.. coba artis kayak tias mirasih, angel lelga orang-orang kenal dia bukan dari film atau sinetronnya tapi dari gosip dan infotaimentnya yang lebih menonjol

    BalasHapus
  3. bener coi, gosip itu emang itu.... hahaha wah kalo mau tahu sama artis masak kita harus pergi ke rumahnya dulu. waduh bisa gawat urusan hohohoho

    BalasHapus
  4. betul tuh di tv tv acara gosip ndak ada yg mutu sama skali -_-

    BalasHapus
  5. aku gak suka gosip infotaiment, terkadang mereka keterlaluan._.

    BalasHapus
  6. ya namanaya juga digosok makin sip

    BalasHapus
  7. dunia artis itu memang penuh dengan gosip gosip dan mencari popularitas

    BalasHapus
  8. infotaintment emang sering lebay dalam menyikapi sesuatu. ada gosip dikit,langsung digosok sampe sip. ckckckck...makanya aku nggak pengen jadi artis..jadi tolong jangan minta foto sama tanda tangan saya

    BalasHapus
  9. kalo aku mah melihat mereka hanya sebagai hiburan aja. namnaya artis, penuh dgn kepura-puraan. aku gak percaya fdgn mereka. mereka berulah hanya utk menarik perhatian aja. dah bosen dgn ulah mereka. :)

    BalasHapus
  10. ingat pesan orang tua . "segalanya yang menggunakan imuhan TERLALU, dan segala yang berlebihan itu tidak ada yang baik"

    BalasHapus
  11. Cook up story = lebay..
    keren juga XD wkwk
    yang gosip2 di tipi mah nyari sensasi XD

    BalasHapus
  12. namanya juga gosip, makin digosok makin sip

    BalasHapus
  13. jujur dari judulnya kukira kuliner ternyata saya tambah nggak ngerti

    BalasHapus
  14. kan udah di jelasin , itu idiom b.inggris deskripsinya ada di situ :) baca yg jeli

    BalasHapus
  15. infotaiment itu kalo di liat lebih detail kaya mengadung domba , *menurut gue*

    BalasHapus
  16. bener, gosib itu berlebihan banget, terlalu didramatisir. Ga baik buat dikonsumsi apalagi kalo dimakan.

    BalasHapus
  17. hhhmm betul banget, lbih baik apa adanya sih sebenarnya, kasian juga yg di-lebay-in dan yg lebay-nya -__-

    BalasHapus
  18. Waaah.. Waaaah...
    Ketauan deh nih, suka nonton gosip :D hahaha

    BalasHapus
  19. saya mah ga suka ,tapi kadang2 liat hehe

    BalasHapus
  20. "alangkah baiknya kita mengintrospeksi diri kita masing-masing agar menjadi peribadi yang memuliakan sesama." Love this qoute. :)

    BalasHapus
  21. saya gak suka liat gosip, karna saya rasa semuanya itu lebay dan menipu .

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih atas komen dan kunjungannya. Kalau ada kesempatan gue bakal BW balik. Aku sayang kalian. Muachh.. *kecup basah*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...

Pos populer dari blog ini

Orang-Orang yang Nggak Disukai di BBM

Alasan-Alasan Cewe Cantik Pacaran Sama Cowo Jelek

Belakangan ini, gue sering banget lihat cowo jelek pacaran sama cewe cantik. Saking seringnya gue sampe masuk angin. -lah? Yang ada di benak gue ketika lihat mereka berdua pacaran adalah “I’M A LOSER”. Iya, gue ngerasa kalo cewe-cewe sekarang udah kena fatamorgana, dan cowo jelek udah berhasil memanfaatkan situas itu.  Di pinggir jalan gue sering banget lihat mereka pacaran, entah disengaja atau nggak. Pas gue lewat mereka bersenda gurau, melempar tawa, membuat hati ini tersayat-sayat. Halah… Maklum jomblo.
Tapi kalo dipikir-pikir, mungkin nggak sih cewe cantik itu kena pelet? Kemungkinannya hanya 10 persen. Kenapa? Sekarang tampang bukan ukuran buat di jadiin pacar, termasuk buat para cewe-cewe cantik ini. Karena selain ganteng itu relatif, cewe-cewe sekarang juga sadar “money can change situation”. Uang bisa merubah segalanya, yang jelek-pun kelihatan ganteng, kalo duitnya banyak.

Cerita Akhir Tahun : Keguruan dan Kedokteran

Apa yang membedakan belajar dan berobat? Menurut gue yang mebedakan keduanya cukup mudah yaitu, tujuannya. Sebuah pertanyaan tadi adalah representasi dari keguruan dan kedokteran. Gue punya sedikit cerita tentang keduanya..
Hari selasa kemarin tepatnya tanggal 24 desember 2013 (ahh udah kaya surat ajah lengkap banget) seorang temen sekelas gue namanya Siti Kresna alias Memey, sedang bersama Dimas temen sekelas gue juga cuma dia agak tua, maaf yah mas gue sebut lo tua, umur emang nggak bisa bohong hampir sama kaya iklan mie. Mereka berdua sedang di laintai bawah kampus gue tercinta, mata gue yang sayu, langkah gue yang gontai, dan muka gue yang setengah panik karena kurang tidur dan kebelet pipis, tiba-tiba memey manggil gue dengan nada sedikit serius.
“Pik.. sini deh” “Bentar mey, si joni mau mau buang air” jawab gue sambil megangin resleting, biar pas gue masuk wc langsung curr..
Selesai pipis gue balik ke si Memey dan Dimas, mereka setia nungguin gue di bawah tangga sambil berdiri,…

Jenis-Jenis Ketawa Dalam Tulisan

Ketawa itu bermacam-macam jenisnya, dari zaman dinosaurus, manusia purba dan sekarang zaman 4L4y3rs. Ketawa mulai berevolusi, termasuk ketawa dalam tulisan, karena zaman udah cangih sampe akhirnya terciptalah handphone yang nggak cuma bisa ngobrol jarak jauh, tapi juga bisa mengirim pesan singkat atau SMS (Short Message Service.red). 
Sebelum tau lebih dalam jenis-jenis ketawa dalam tulisan, ada baiknya kita mengenal arti kata ‘ketawa’ atau pengertian ketawa. Menurut prof.Toples,.eSDe,.eSeMPe,.eSeMA.Kertawa adalah kata kerja, reaksi dari kejadian lucu yang kita lihat dan kita dengar sehari-hari atau duahari-duahari sehingga  menimbulkan tawa.  Kalo ada yang bertanya ‘tawa’ itu apa?

5 Alasan Kenapa Cowok Suka Sama Raisa

Raisa Adriana. Siapa sih yang nggak kenal sama cewek bersuara jazzy ini. Cewek asal Jakarta ini menjadi idola para kaum adam yang jomblo maupun yang udah punya pasangan. Gue sendiri suka sama Raisa. Bohong banget kalau cowok ditanya “suka nggak lo sama Raisa?” terus jawabnya “nggak”. Kecuali kalau cowoknya agak ngondek. Cyin..
Gue suka Raisa karena… apa yah bingung gue. Ya, suka ajah gitu. Kadang kalau gue suka sama seseorang suka nggak punya alasan. Aduh apasih. Malah curhat. Bukan cuman gue tapi banyak cowok di Indonesia raya ini yang suka sama Raisa. Lalu apa sih alasannya mereka suka sama Raisa.

Kompilasi Foto Manyun

Dalam mengekspresikan emosi ada kalanya kita nggak perlu marah-marah nggak jelas, ke orang yang kenal atau nggak kita kenal sama sekali. Iya, ngapain kita marah-marah sama orang yang kita nggak kenal. Entar dikatain stres. Lebih baik kita ekspresikan emosi kita ke dalam sebuah foto. Kalau misalnya kita lagi Bete, kita bisa pake ekspresi manyun.

Manyun adalah ekspresi dimana orang biasanya lagi dalam keadaan nggak enak hati, Bete, dan sejenisnya tapi sekarang manyun juga bisa dikatagorikan sebagai ekspresi seseorang yang sedang berpose dalam kilatan kamera. Dan menurut penelusuran gue, gue menemukan sesuatu yang sangat eksotis, epic dan membahana. Ternyata manyun juga dilakukan bukan hanya oleh seseorang yang sedang dalam proses menuju dewasa (baca: alay), tapi oleh selebriti dan masyarakat biasa, bahkan orang tua.

Cara Nolak Ajakan, Secara Halus

“Pik dugem yuk” ajak Joni. “Aduh.. gimana yah” “Udah ayok, jangan kebanyakan mikir nanti botak kayak Marijo Tegang, lo” “Ta… tapi Jon” topik terlihat ragu. “Kenapa? Udah ayok temen-temen yang lain udah pada gatel pengen joget Pik, ayok ahh” “Yaudah deh iya”
Kita terkadang bingung ketikaberhadapan dengan seseorang yang kita kenal bahkan sangat akrab, waktu dia ngajak, tapi kitanya nggak mau. Bingung karena nggak tau cara nolaknya. Kadang saking bingungnya diajak ngelakuin hal-hal yang negatif-pun, mau ajah. Padahal udah tau kalau itu nggak baik, tapi tetep mau, kalau udah kayak gitu, mutlak kita sendiri yang salah.